Sabtu, 14 Agustus 2021

WAJAHMU MIRIP ANAK SAYA

 Kamu mirip anak saya yang telah meninggal...


Kemarin sore saya pulang dari kantor,  saya singgah ke supermarket.

Lagi keliling cari cemilan, saya rasanya seperti diikuti terus oleh seseorang.
Saat saya menoleh, saya lihat seorang ibu yang bawa keranjang belanja lagi menatap saya.
Saya kasih senyum, tapi tidak ada balasan, hanya tatapan yang dalam.

Ya udah saya lanjut lagi belanja.
Saat udah selesai belanja dan menuju kasir.
Ada yang menepuk pundak saya.
Ternyata ibu tadi yang mengikuti saya.

Ibu : "Nak, maaf... kalo dari tadi ibu ngikutin kamu terus, mungkin kamu ngerasa ngga nyaman.... ! Maaf ya, Ibu suka menatap kamu karena kamu mirip sekali sama anak saya yang baru meninggal."

Saya: "Oh, ya ngga apa-apa, Bu!."

Ibu : "Ibu punya satu permintaan, boleh ngga ?!"

Saya : "Apa itu bu ?"

Ibu : "Nanti ketika ibu pergi dan menatap mu tolong katakanlah "Daah mamaah", bisa kan?!"

Saya : "Baiklah bu !"

Kemudian ibu itu duluan ke kasir.
Saya hanya bisa menatap nya haru.

Setelah urusan di kasir selesai.
Dia menengok ke belakang dan dengan mata ber kaca² menatap saya untuk terakhir kalinya....

Saya : "DAH MAMAAH...!"

Dan "si mamah" pun berjalan cepat sambil menunduk.

Mungkin ngga bisa menahan kesedihannya menghilang dibalik pintu.

Saya pun menuju kasir.

Setelah belanjaan saya dihitung
Saya bertanya : "Semuanya jadi berapa mas ?"

Kasir : "Satu juta lima ratus duapuluh tiga ribu rupiah pak"

Saya : "Wahh...Kok.. mahal amat ?!,
Saya kan cuma beli roti dan air mineral saja"

Kasir : "Ibu yang tadi bilang, barang belanjaannya dibayarin sama anaknya."

Saya : Gleekkghh!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar